Rabu, 25 September 2013

Penyakit Leukemia


1; Penyakit Kanker Darah
Kanker Darah atau yang disebut Leukemia adalah salah satu jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang atau ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah diantaranya adalah:
a. Sel darah putih 
berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi, 
b. sel darah merah 
berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh 
c. platelet 
bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Leukimia umumnya muncul pada diri seseorang sejak kecil, sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal. Bagian ternormal, sel darah putih mereproduksi kembali jika tubuh memerlukan. Tubuh manusia akan memberikan tanda secara teratur kapankah sel darah yang diharapkan bereproduksi kembali.
Penyakit leukemia dalam tubuh

Penyakit Leukemia Dalam Tubuh Penderita
SUMBER: kankerdarah.net


2; Leukemia Akut dan Kronis
Leukemia akut.
Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang jenisnya sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati dan atau dibawa ke dokter, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu sampai hari. 
Leukemia Kronis 
Leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak cepat hingga kemungkinan besar masih bisa hidup lebih lama kira-kira hingga lebih dari satu tahun.

3; Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel masing-masing
Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.
Dari golongan ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat jenis sebutan:
a.    Leukemia limfositik akut /LLA. 
Merupakan jenis leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga bisa terdapat pada  orang dewasa yang terutama berumur 65 atau lebih.
b.    Leukemia mielositik akut /LMA. 
Ini lebih sering terjadi pada orang dewasa. Jenis ini dahulunya disebut leukemia non limfositik akut.
c.    Leukemia limfositik kronis/LLK. 
Penyakit ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Bisa jadi juga diderita oleh dewasa yang umurnya dibawah 55.
d.    Leukemia mielositik kronis/LMK 
sering terjadi pada orang dewasa. Kemungkinan kecil bisa diderita oleh anak-anak.

4; Penyebab-Penyebab Penyakit Leukemia
Apa saja, ya, penyebab tumbuhnya penyakit leukemia?
Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang sudah diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya penyakit kanker darah atau leukemia.
a.    Radiasi, 
Siapa saja yang mengena radiasi hingga muncul penyakit Leukemia?
1.Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia
2. Penderita dengan radio terapi lebih sering menderita leukemia 
3. Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, negara Jepang.

b.    Leukemogenik. 
Beberapa zat kimia telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya; 
racun lingkungan seperti benzena, 
bahan kimia inustri seperti insektisida, 
obat-obatan yang digunakan untuk kemo terapi.

c.    Herediter. 
Penderita Down Syndrom memiliki insidensi penyakit leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang yang normal.
d.    Virus. 
Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline,    HTLV-1 pada orang dewasa.

5; Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia 
Kalau sudah tahu penyebabnya, apa tanda dan gejalanya?
Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Anemia.
 Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oksigen dalam tubuh mengurang, mengakibat penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oksigen dalam tubuh).

b. Perdarahan. 
Ketika Platelet/sel pembeku darah tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).

c. terrserang Infeksi. 
Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal sehingga tidak berfungsi semestinya. Mengakibatkan tubuh si penderita rentan terkena infeksi bakteri atau bahkan virus, bahkan dengan sendirinya akan terlihat keluhan dengan gejala adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk-batuk.

d, Nyeri Tulang dan Persendian. 
Ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang mendesak dengan padat oleh sel darah putih.

e. Nyeri Perut. 
Bagian dalam tubuh seorang penderita Leukemia
Sumber: health.lintas.me 
Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala penyakit leukemia juga, dimana adanya sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati, empedu yang dpat menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh, lalu timbulah nyeri. 
Nyeri perut ini dapat berdampak dengan tanda hilangnya nafsu makan penderita kanker darah.

f. Pembengkakan Kelenjar Lympa.
 Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang ada  dibawah lengan, leher, dada dan sebagainya. 
Kelenjar lympa ini bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat kumpul di kelenjar lympa  dan menyebabkan pembengkakan.

g. Dyspnea. 
Dyspnea atau sulit napas, penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri pda dada, apabila terjadi hal yang satu ini maka harus segera mendapatkan pertolongan (setidaknya pertolongan medis).

Jika Anda merasa mengenai penyakit leukemia, lihatlah gejalanya terlebih dahulu atau hubungi dokter. Jika memang mengenai penyakit Leukemia, kemungkinan rambut anda sering rontok dan dapat menyebabkan gundul, penyebabnya adalah karena terlalu banyak minum obat, jadi anda bisa saja terpengaruh oleh kegundulan.Biasanya dokter akan memeriksanya dengan X-ray, Ultrasound, Biopsy dan lain sebagainya.
Terima kasih!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar