1; Penyakit Kanker Darah
Kanker Darah atau yang disebut Leukemia adalah salah satu jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel
darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang
atau ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga tipe sel darah
diantaranya adalah:
a. Sel darah putih
berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan
infeksi,
b. sel darah merah
berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh
c. platelet
bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah.
Leukimia umumnya muncul pada diri seseorang
sejak kecil, sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya
telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal. Bagian ternormal, sel darah putih mereproduksi kembali jika tubuh memerlukan. Tubuh manusia akan memberikan
tanda secara teratur kapankah sel darah yang diharapkan bereproduksi
kembali.
![]() |
Penyakit Leukemia Dalam Tubuh Penderita SUMBER: kankerdarah.net |
2; Leukemia Akut dan Kronis
Leukemia akut.
Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang jenisnya sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati dan atau dibawa ke dokter,
maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu sampai hari.
Leukemia Kronis
Leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak cepat hingga kemungkinan besar masih bisa hidup lebih lama kira-kira hingga lebih dari satu tahun.
3; Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel masing-masing
Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi
limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia
yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil,
disebut leukemia mielositik.
Dari golongan ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat jenis sebutan:
a. Leukemia limfositik akut /LLA.
Merupakan jenis leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit
ini juga bisa terdapat pada orang dewasa yang terutama berumur 65 atau lebih.
b.
Leukemia mielositik akut /LMA.
Ini lebih sering terjadi pada orang dewasa. Jenis ini
dahulunya disebut leukemia non limfositik akut.
c.
Leukemia limfositik
kronis/LLK.
Penyakit ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari
55 tahun. Bisa jadi juga diderita oleh dewasa yang umurnya dibawah 55.
d.
Leukemia mielositik
kronis/LMK
sering terjadi pada orang dewasa. Kemungkinan kecil bisa diderita oleh anak-anak.
4; Penyebab-Penyebab Penyakit Leukemia
Apa saja, ya, penyebab tumbuhnya penyakit leukemia?
Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang sudah diduga mempengaruhi
frekuensi terjadinya penyakit kanker darah atau leukemia.
a.
Radiasi,
Siapa saja yang mengena radiasi hingga muncul penyakit Leukemia?
1.Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia
2. Penderita
dengan radio terapi lebih sering menderita leukemia
3. Leukemia ditemukan pada
korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, negara Jepang.
b.
Leukemogenik.
Beberapa
zat kimia telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi
leukemia, misalnya;
racun lingkungan seperti benzena,
bahan kimia inustri
seperti insektisida,
obat-obatan yang digunakan untuk kemo terapi.
c.
Herediter.
Penderita
Down Syndrom memiliki insidensi penyakit leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang yang normal.
d.
Virus.
Beberapa jenis
virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada orang dewasa.
5; Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia
Kalau sudah tahu penyebabnya, apa tanda dan gejalanya?
Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara
penderita, namun demikian secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Anemia.
Penderita akan
menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah
normal menyebabkan oksigen dalam tubuh mengurang, mengakibat penderita bernafas
cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oksigen dalam tubuh).b. Perdarahan.
Ketika Platelet/sel pembeku darah tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).
c. terrserang Infeksi.
Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal sehingga tidak berfungsi semestinya. Mengakibatkan tubuh si penderita rentan terkena infeksi bakteri atau bahkan virus, bahkan dengan sendirinya akan terlihat keluhan dengan gejala adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk-batuk.
d, Nyeri Tulang dan Persendian.
Ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang mendesak dengan padat oleh sel darah putih.
e. Nyeri Perut.
![]() |
| Bagian dalam tubuh seorang penderita Leukemia Sumber: health.lintas.me |
Nyeri perut ini dapat berdampak dengan tanda hilangnya nafsu makan penderita kanker darah.
f. Pembengkakan Kelenjar Lympa.
Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang ada dibawah lengan, leher, dada dan sebagainya.
Kelenjar lympa ini bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat kumpul di kelenjar lympa dan menyebabkan pembengkakan.
g. Dyspnea.
Dyspnea atau sulit napas, penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri pda dada, apabila terjadi hal yang satu ini maka harus segera mendapatkan pertolongan (setidaknya pertolongan medis).
Jika Anda merasa mengenai penyakit leukemia, lihatlah gejalanya terlebih dahulu atau hubungi dokter. Jika memang mengenai penyakit Leukemia, kemungkinan rambut anda sering rontok dan dapat menyebabkan gundul, penyebabnya adalah karena terlalu banyak minum obat, jadi anda bisa saja terpengaruh oleh kegundulan.Biasanya dokter akan memeriksanya dengan X-ray, Ultrasound, Biopsy dan lain sebagainya.Terima kasih!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar